Dwimagita's blog

It's written to this way

PENGENALAN JAVA

Setelah sekian lama tidak post akhirnya sekarang sempet ngepost juga dengan topik yang baru. sekarang topiknya tentang koding-kodingan atau pemrograman, yaitu tentang JAVA.

Tahukah kalian apa itu java?

Java adalah salah satu bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi, desktop, web, android, dan lainnya. bahasa pemrograman java merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan di berbagai macam sistem operasi mulai dari sistem operasi smartphone hingga personal computer (PC).kenapa java bisa dijalankan diberbagai macam sistem operasi? itukarena java merupakan bahasa pemrograman yang open source yaitu bisa dikembangkan oleh siapa saja, jadi bisa dijalankan di berbagai macam sistem operasi.

hampir disemua bahasa pemrograman kode programnya harus dikompilas (compile) atau diterjemahkan (interpret) agar dapat dijalankan di komputer. Di java sudah ada tools yang mengkompilasi kode yaitu compiler dan yang menerjemahkannya yaitu interpreter.

compiler dan interpreter sebenarnya memiliki fungsi umum yang sama dalam java, namun dalam pengeksekusian kode terdapat perbedaannya. Compiler menterjemahkan kode secara keseluruhan, sedangkan Interpreter menterjemahkan kode baris demi baris. berikut adalah ilustrasi sederhana saat berjalannya java.

compiler-interpreter-java

hasil akhir dari program yang dijalankan akan berupa bytecode dengan format .class . setelah itu bytecode akan dieksekusi baris demi baris oleh interpreter. Proses compiler hanya dilakukan diawal saja kemudian dilanjutkan oleh proses interpreter yang berlangsung saat program dijalankan.

sesuai dengan java sebagai bahasa pemrograman yang open source maka hasil dari program java yaitu bytecode tersebut dapat dijalankan dalam platform manapun selama platform itu memiliki JVM (Java Virtual Machine). apa itu JVM? JVM adalah inti dari bahasa pemrograman java. Fungsi dari JVM yaitu untuk mengubah bahasa program yang kita telah buat menjadi bahasa mesin, karena bahasa Java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi atau bahasa yang user bisa pahami dibutuhkan pengkonversi ke bahasa mesin yang dapat dimengerti oleh komputer.

Software apa saja yang dibutuhkan untuk menjalankan program java?

1. JDK (Java Development Kit)

JDK adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk melakukan proses kompilasi dari kode java ke bytecode yang dapat dimengerti oleh mesin dan dapat dijalankan oleh JRE (Java Runtime Envirotment). JDK adalah software yang dibutuhkan pada komputer yang akan melakukan pembuatan aplikasi berbasis Java, tapi tidak harus terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi berbasis Java.

2. JRE (Java Runtime Environment)

JRE adalah software yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java.

3. IDE (Integrated Development Environment)

IDE adalah program komputer yang memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan dalam pembangunan perangkat lunak. Tujuan dari IDE adalah untuk menyediakan semua utilitas yang diperlukan dalam membangun perangkat lunak. semua kebutuhan pemrograman akan dijadikan menjadi satu tempat. Mulai dari text editor, compiler, interpreter, dan saat ini sudah dilengkapi dengan auto-complete, debbug, dan syntax highlight). Adapun 3 IDE untuk java yang populer saat ini , yaitu :

– Jcreator : IDE yang sederhana dan cepat dalam membangun program Java.
– Eclipse: IDE yang dikembangkan oleh IBM dan perlu memiliki RAM yang cukup besar. Biasanya IDE Eclipse digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang cukup kompleks.
– Netbeans: Software yang digunakan untuk membangun perangkat lunak dengan berbagai tipe aplikasi. Netbeans IDE sangat menarik dan layak digunakan untuk pemula maupun yang sudah mahir karena utilitasnya yang lengkap dan mudah digunakan. Netbeans IDE dapat digunakan untuk membangun perangkat lunak berbasis J2SE, J2EE, J2ME, JavaFX, PHP, C/C++. Ruby, Groovy dan Python.

#Referensi: http://kodesumsi.com/2016/01/31/pengenalan-bahasa-pemrograman-java/

RESONANSI GELOMBANG BUNYI (Praktikum Fisika Dasar)

Peristiwa resonansi adalah ikut bergetarnya benda lain dengan frekuensi sam dengan sumbernya. Resonansi gelombang bunyi pada tabun udara (dikenal dengan pipa organa) adalah ikut bergetarnya molekul udara dengan frekuensi sama dengan sumber bunnyi, secara fisik peristiwa ini dapat diketahui dengan bertambah kerasnya suara sumber.

Jika gelombang datang dari medium rapat ke medium renggang, maka amplitudo pantul sangat kecil (dapat dianggap nol) dan besar amplitude tansmisi mendekati amplitude gelombang datang. Dan sebaliknya, jika gelombang datang ari medium renggang ke medium sangat rapat, maka amplitude gelombang transmisi mendekati nol.

Resonansi bunyi pada kolom udara dimanfaatkan untuk menghasilkan bunyi pada alat musik. Alat- alat musik memiliki lubang udara sehingga terjadi resonansi udara dan menghasilkan suara yang merdu.

Pengamatan fenomena resonansi dapat kita lakukan pada tabung resonansi yang panjang kolom udaranya bisa diatur dengan cara menaikkan atau menurunkan permukaan air. Resonansi akan terjadi pada saat panjang kolom udara sama dengan 1/4 λ, 3/4 λ, 5/4 λ, dst.

Harmoni pertaa (dasar)

L=1/4 λ                        f1=V/4L

Harmoni kedua

L=3/4 λ                        f3= 3V/4L = 3f1

Harmoni ketiga

L=5/4v λ          f1= 5V/4L = 5f1

Berdasarkan pola diatas maka panjang gelombang yang mungkin terjadi resonansi adalah L=nλ /4   dengan n= 1,3,5,…

Secara  umum kita dapat menuliskan persamaan diatas menjadi L=2n-1λ /4  dengan n= 1,2,3,…

Rumus panjang tabung resonansi ketika terjadi resonansi adalah L=    2n-1λ /4.V/f

Rumus panjang tabung jika diameter tabung tidak kecil dibandingkan dengan panjang gelombang bunyi

L+en = 2n-1λ /4.V/f

Audio Frequency Generator

Alat untuk mengahasilkan gelombang dengan amplitude, frekuensi, dan bentuk gelomban yang bisa kita atur.

JURNAL RGB DWIMA SI 39-06 SI6I

SOCIAL COMPUTING

Social Computing

 

Peranan teknologi di kehidupan sosial mulai mendominasi. Dalam melakukan kegiatan sosial, masyarakat sering menggunakan teknologi informasi sebagai medianya. Salah satu yang digunakan untuk saling berinteraksi atau berkomunikasi adalah dengan internet. Banyak . Hal ini disebut dengan social computing, lebih jelasnya social computing adalah batasan umum untuk sebuah bidang ilmu komputer yang fokus pada pertemuan perilaku sosial dan sistem komputasi. Hal ini menjadi konsep penting untuk digunakan dalam bisnis. Social computing digunakan dalam dua cara sebagai berikut.

Dalam arti yang lemah, social computing dilakukan dengan mendukung apapun perilaku sosial di dalam atau melalui sistem komputasi. Hal ini didasarkan atas kreasi atau re-kreasi konvensi sosial dan konteks sosial melalui penggunaan perangkat lunak dan teknologi. Jadi, blog, email, instant messaging, layanan jaringan sosial, wiki, social bookmarking dan contoh lain dari apa yang sering disebut perangkat lunak sosial menggambarkan ide-ide dari social computing, tetapi juga jenis lain dari aplikasi perangkat lunak dimana orang berinteraksi sosial.

Dalam arti yang kuat, social computing dilakukan dengan mendukung “komputasi” yang dilakukan oleh kelompok orang, sebuah ide yang dipopulerkan oleh buku milik James Surowiecki, “The Wisdom of Crowds”. Contoh social computing dalam pengertian ini meliputi penyaringan kolaboratif, lelang online, prediksi pasar, sistem reputasi, komputasi pilihan sosial, tagging, dan game verifikasi.

Social computing telah menjadi lebih luas dikenal karena kaitannya dengan sejumlah tren baru. Ini termasuk semakin populernya perangkat lunak sosial dan Web 2.0, meningkatnya minat akademis di analisis jaringan sosial, munculnya open source sebagai metode produksi yang layak, dan keyakinan yang berkembang bahwa semua ini dapat memiliki dampak besar pada kehidupan sehari-hari.

Ciri khas aplikasi-aplikasi social computing adalah semakin kuatnya keterlibatan pengguna akhir (end-users) dalam proses produksi informasi, pengetahuan, dan inovasi. Jika sebelumnya ada pemisahan yang jelas antara “produsen” dan “konsumen” informasi, maka kini pemisahan itu semakin mengabur. Dalam social computing, pengguna atau konsumen adalah sekaligus pemasok isi (content). Aplikasi-aplikasi social computing seperti blogs, podcast, wikipedia, YouTube, dan sebagainya, memudahkan orang saling betukar dan saling memakai tulisan, audiovisual, dan alamat kontak. Keadaan ini langsung mengubah total hubungan antara “produsen” dan “konsumen” dalam konstalasi industri media.

Jika dibagi menjadi beberapa fungsi dari aplikasi-aplikasi social computing dapat dibagi sebagai berikut.

  • Provision of Personal Sites – Facebook dan Myspace menyediakan social interaction sites, di mana user dapat membangun komunitas online untuk orang-orang yang mempunyai aktivitas dan interest yang sama, atau untuk orang yang tertarik dalam menjelajahi aktivitas dan interest dari orang lain. Intinya adalah user yang menentukan informasi apa dan dengan siapa mereka akan mengshare.
  • Information Provision – Website seperti YouTube memungkinkan user untuk meng-upload video favorit mereka atau video buatan sendiri untuk dishare dengan internet user lainnya yang dapat mengview, rate dan memberikan comment. Blog tidak jarang memberikan pikiran-pikiran para pemimpin dengan channel komunikasi yang baru untuk mem-broadcast informasi yang tersedia kepada para user.
  • Real-time Communication – Ada banyak provider Instant Messaging (IM), seperti MSN Live Messenger, Yahoo Messenger, AOL IM, yang memungkinkan user untuk berkomunikasi secara real time dengan text, audio dan video.
  • Collaborative Working – Di internet, user-user dapat berkumpul dari mana saja dan bekerja sama untuk membangun single source of content. Contohnya adalah Wikipedia yang telah menjadi salah satu resource ensiklopedia yang populer dalam jangka waktu yang pendek.Teknologi Wiki mempunyai approval process dari author, dalam hal ini yaitu moderator yang melakukan pemeriksaan ketepatan dan relevansi dari content pada saat user ingin berpartisipasi untuk mengubah atau menambah suatu content.

 

Jika kita perhatikan, maka ada beberapa persamaan yang dapat ditemukan dari aplikasi social computing yaitu:

  • Terus berkembang dengan fitur yang terus bertambah
  • Kualitas dinilai berdasarkan review dan feedback balik pengguna
  • Struktur bersifat bottom-up dan fleksibel
  • Organisasi bersifat terbatas
  • Berorientasi kepada komunitas

 

SOCIAL COMPUTING DALAM BISNIS

Enterprise Bussiness System

Enterprise business system terdiri dari Customer Relationship Management (CRM), Supply Chain Management (SCM), Enterprise Resource Planning (ERP), Enterprise Collaboration Systems (ECS), Enterprise Application Integration (EAI) dan Transaction Processing System (TPS). Arsitektur aplikasi perusahaan menggambarkan hubungan internal dari aplikasi major cross-functional perusahaan yang saat ini sudah banyak diterapkan di perusahaa-perusahaan.

 

  1. Customer Relationship Management (CRM)

 

Tujuan utama dari CRM adalah untuk lebih mengenal dan mengerti setiap konsumen sehingga dapat diketahui tindakan/perlakuan apa yang perlu diberikan untuk dapat lebih meningkatkan royalitas konsumen dan keuntungan perusahaan. CRM menjadi sangat penting karena berhubungan langsung dengan konsumen untuk mendapatkan dana dari kegiatan penjualan baik barang maupun jasa. Saat ini konsumen dapat dengan sangat mudah untuk mencari informasi perusahaan lain dalam industri yang sama dan berpindah ke pesaing. Sehingga CRM tidak hanya bagaimana perusahaan mendapatkan pelanggan baru, tetapi lebih kepada bagaimana meningkatkan kepuasan pelanggan dan mempertahankannya. Keunggulan dalam CRM merupakan keunggulan kompetitif bagi suatu perusahaan.

  1.  Supply Chain Management (SCM)

SCM adalah sistem lintas fungsi dalam perusahaan yang menggunakan teknologi informasi untuk membantu dalam mendukung dan mengelola hubungan antara beberapa proses kunci bisnis perusahaan dengan pemasok, konsumen dan rekan bisnis. Tujuan CRM adalah untuk menciptakan kecepatan, efisiensi dan jaringan yang murah dari hubungan bisnis, atau rantai pasokan untuk mendapatkan produk dari konsep ke pasar. (O’Brien, 2002)

  1. Enterprise Resource Planning (ERP)

ERP merupakan sistem informasi yang berperan mengintegrasikan dan mengotomasikan proses bisnis yang berhubungan dengan aspek operasi, produksi maupun distribusi di perusahaan manufaktur maupun jasa.

ERP adalah tulang punggung teknologi e-bisnis, transaksi perusahaan kerangka kerja yang luas dengan link ke pemrosesan order penjualan, manajemen persediaan dan control, produksi dan perencanaan distribusi, dan finance (O’Brien, 2002). Karakter Sistem ERP sering disebut sebagai Back Office System yang mengindikasikan bahwa pelanggan dan publik secara umum tidak dilibatkan dalam sistem ini. Berikut adalah contoh bagan penerapan ERP dalam industri manufacturing.

  1. Enterprise Collaboration Systems (ECS)

 

Enterprise collaboration systems (ECS) adalah system informasi lintas fungsional untuk meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi diantara anggota dari tim bisnis dan kelompok kerja (O’brien, 2002).   ECS Menggunakan alat groupware, internet, intranet, extranet dan jaringan komputer lainnya.

Tujuan utama ECS adalah memungkinkan anggota bekerja bersama dengan lebih mudah dan effektif, sehingga menolong pengguna dengan cara :

  • Komunikasi, saling memberi informasi sesama anggota tim.
  • Koordinasi, koordinasi hasil tugas pribadi dan sumberdaya dengan sesama anggota tim.
  • Kolaborasi, bekerja sama dalam proyek kerjasama dan tugas-tugas lainnya.
  1.  Enterprise Application Integration (EAI)

Penggunaan software EAI memungkinkan aplikasi dari proses e-business dapat saling terhubung, aplikasi bagian back office dan front office akan terhubung secara sempurna.  Menurut Sudewa (2004) sebuah perusahaan berskala besar di Indonesia akan memiliki lebih dari satu aplikasi perangkat lunak, sehingga diperlukan EAI.

Salah satu fungsi sistem bisnis yang berhubungan dengan social computing adalah Human Resource Management (HRM). Fungsi Manajemen sumber daya manusia (SDM) melibatkan perekrutan, penempatan, evaluasi, kompensasi, dan pengembangan karyawan. Sistem yang dikembangkan dalam HRM mendukung secara strategis, taktis dan operasional dari sumberdaya manusia dalam perusahaan tersebut. Tujuan dari manajemen sumberdaya manusia adalah penggunaan sumberdaya manusia yang efektif dan effisien dalam suatu perusahaan (O’Brien, 2002).

 

 

 

https://lukmantalibo.wordpress.com/2011/07/08/social-computing-1/

https://www.facebook.com/ksiubaya/posts/1068285256531853

http://julsun09.blogspot.co.id/2009/12/benefit-of-social-computing-in.html

http://sodak35e.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2011/07/14/penerapan-e-business-di-indonesia/

 

 

Social Computing DWima SI 39-06

Electronic Commerce (E-Commerce)

Electronic Commerce

 

Dunia sekarang sangat bergantung dengan yang namanya teknologi. Di setiap kegiatan manusia rata-rata selalu menggunakan teknologi untuk lebih memudahkan pekerjaan manusia. Salah satu contohnya dalam berbisnis atau berdagang. Sekarang tidak perlu lagi orang-orang untuk pergi ke tempat perbelanjaan untuk membeli barang yang diinginkan. Hanya dengan jaringan internet sekarang semua bisa membeli barang yang disukai tanpa harus ke tempatnya langsung. Ini disebut dengan E-Commerce atau Perdagangan elektronik adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisiwww, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

Pengguna internet sangat aktif dalam melakukan transaksi online atau e-commerce. Internet sebagai jaringan publik yang sangat besar (huge/widespread network), layaknya yang dimiliki suatu jaringan publik elektronik, yaitu murah, cepat dan kemudahan akses. Menggunakan electronic data sebagai media penyampaian pesan/data sehingga dapat dilakukan pengiriman dan penerimaan informasi secara mudah dan ringkas, baik dalam bentuk data elektronik analog maupun digital.Dari apa yang telah diuraikan di atas, dengan kata lain; di dalam e-commerce, para pihak yang melakukan kegiatan perdagangan/perniagaan hanya berhubungan melalui suatu jaringan publik (public network) yang dalam perkembangan terakhir menggunakan media internet.

E-commerce digunakan sebagai transaksi bisnis antara perusahaan yang satu dengan perusahaan yang lain, antara perusahaan dengan pelanggan (customer), atau antara perusahaan dengan institusi yang bergerak dalam pelayanan public. Jika diklasifikasikan, sistem e-commerce terbagi menjadi tiga tipe aplikasi, yaitu:

  • Electronic Markets (EMs).

EMs adalah sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan/menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. Keuntungan fasilitas EMs bagi pelanggan adalah terlihat lebih nyata dan efisien dalam hal waktu. Sedangkan bagi penjual, ia dapat mendistribusikan informasi mengenai produk dan service yang ditawarkan dengan lebih cepat sehingga dapat menarik pelanggan lebih banyak.

Electronic Data Interchange (EDI).

EDI adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi reguler yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial.

Secara formal EDI didefinisikan oleh International Data Exchange Association (IDEA) sebagai “transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disetujui yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain dengan menggunakan media elektronik”.

EDI sangat luas penggunaannya, biasanya digunakan oleh kelompok retail yang besar ketika melakukan bisnis dagang dengan para supplier mereka.

EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer yang satu ke sistem komputer yang lain tanpa memerlukan hardcopy, faktur, serta terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia.

Keuntungan dalam menggunakan EDI adalah waktu pemesanan yang singkat, mengurangi biaya, mengurangi kesalahan, memperoleh respon yang cepat, pengiriman faktur yang cepat dan akurat serta pembayaran dapat dilakukan secara elektronik.

Internet Commerce.

Internet commerce adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk perdagangan. Kegiatan komersial ini seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirim melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.

Penggunaan internet sebagai media pemasaran dan saluran penjualan terbukti mempunyai keuntungan antara lain untuk beberapa produk tertentu lebih sesuai ditawarkan melalui internet; harga lebih murah mengingat membuat situs di internet lebih murah biayanya dibandingkan dengan membuka outlet retail di berbagai tempat; internet merupakan media promosi perusahaan

dan produk yang paling tepat dengan harga yang relatif lebih murah; serta pembelian melalui internet akan diikuti dengan layanan pengantaran barang sampai di tempat pemesan.

 

Karaktersistik E-Commerce.

Berikut beberapa karakteristik dari E-commerce

  1. Transaksi tanpa batas

Sebelum era internet, batas-batas geografi seringkali menjadi penghalang suatu bisnis untuk go international, sehingga hanya perusahaan yang bermodal besar saja yang dapat memasarkan produknya ke luar negeri. Dewasa ini, dengan internet pengusaha kecil dan menengah dapat memasarkan produknya secara internasional, cukup dengan membuat situs web atau dengan memasang iklan di situs-situs internet tanpa dibatas waktu (24 jam), dan tentu saja pelanggan dari seluruh dunia dapat mengakses situs tersebut serta melakukan transaksi secara on line.

 

  1. Transaksi anonim

Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia layanan sistem pembayaran yang ditentukan, pada umumnya dengan kartu kredit, dan bahkan kini transaksi bisa dilakukan secara virtual melalui Paypal atau payment gateway sejenisnya.

 

 

  1. Produk Digital dan Non Digital

Produk-produk digital seperti software computer, musik dan produk lain yang bersifat digital, dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan lainnya.

 

  1. Produk barang tak berwujud

Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce menawarkan barang tak berwujud (intangible) seperti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.

Implementasi e-commerce pada dunia industri, semakin lama semakin luas tidak hanya memberikan kemudahan dalam bisnis, tetapi juga mengubah suasana kompetisi menjadi semakin dinamis dan global. Perkembangan teknologi tidak hanya mendukung kelancaran dan keberlangsungan suatu aktivitas bisnis, namun juga menciptakan industri baru dalam komunikasi bisnis.

 

Secara umum e-commerce dapat diklasifasikan menjadi dua jenis yaitu; Business to Business (B2B) dan Business to Consumer (B2C). Business to Business (B2B) adalah sistem komunikasi bisnis on-line antar pelaku bisnis, sedangkan Business to Consumer (B2C) merupakan mekanisme toko on-line (electronic shopping mall), yaitu transaksi antara e-merchant dengan e-customer Dalam Business to Business pada umumnya transaksi dilakukan oleh para trading partners yang sudah saling kenal dengan format data yang telah disepakati bersama. Sedangkan dalam Business to Customer sifatnya terbuka untuk publik, sehingga setiap individu dapat mengaksesnya melalui suatu web server.

 

Proses Transaksi E-Commerce

Agar sebuah perdagangan antar pembeli dan penjual dapat dilakukan, maka harus ada satu proses tertentu. Proses transaksi E-Commerce bisa mencakup tahap-tahap sebagai berikut

  • Penjual menunjukkan produk atau layanannya di situs yang dimiliki, lengkap dengan detail spesifikasi produk dan harganya.
  • Konsumen melakukan register untuk memasukkan data-data identitas, alamat pengiriman dan informasi login.
  • Setelah konsumen memilih produk yang diinginkan, konsumen pun selanjutnya melakukan order pembelian.
  • Konsumen melakukan pembayaran.
  • Verifikasi data konsumen sepeti data-data pembayaran (No. rekening atau kartu kredit).
  • Produk yang dipesan pembeli kemudian dikirimkan oleh penjual ke konsumen.

 

 

 

https://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik

http://www.binushacker.net/definisi-ecommerce-e-commerce-www-kotadingin-cc-cc.html

http://syechnesharali.blogspot.co.id/2013/12/karakteristik-e-commerce.html

http://www.kajianpustaka.com/2013/04/perdagangan-elektronik-e-commerce.html

Electronic Commerce Dwima SI 39-06

DATA RESOURCE MANAGEMENT

Data Resource Management

 

Dalam sebuah perusahaan di bidang apapun pasti memiliki Data Resource Management atau Manajemen Sumber Daya Data. Data resource management merupakan sebuah aktivitas manajerial yang mengaplikasikan teknologi sistem informasi seperti manajemen database, data warehouse, dan alat manajemen lainnya dalam tugas untuk mengelola sumber daya data organisasi agar dapat memenuhi kebutuhan informasi pihak- pihak yang berkepentingan dengan bisnis mereka. Data secara logis diatur kedalam karakter, field, record, file, dan database. Data adalah bahan baku informasi dan dikumpulkan dalam suatu basis-data (database) agar pengumpulan, penyimpanan, pemeliharaan, pengolahan, dan pengamanannya dapat dilaksanakan secara effektif dan effisien diperlukan manajemen data, sehingga suatu informasi tersebut dapat menjadi informasi yang tepat guna, tepat waktu, akurat dan relevan.

Data Base adalah sekumpulan data yang saling terhubung satu dengan yang lainnya atau sekumpulan table yang saling terhubung satu dengan yang lainnya.dan fungsi dari database adalah menyimpan suatu data pada table-tabel dan dikumpulkan menjadi satu dengan database. Dalam prakteknya, untuk kemudahan dalam mengakses data, data disusun dalam suatu struktur logis yang menjelaskan bahwa:

  1. Kumpulan tabel menyusun basis data,
  2. Tabel tersusun atas sejumlah record,
  3. Sebuah record mengandung sejumlah field, dan
  4. Sebuah field disimpan dalam bentuk kumpulan bit.

Pengertian masing-masing istilah diatas adalah seperti berikut:

  1. Field (medan) menyatakan data terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang dibeli, dan tanggal lahir seseorang.
  2. Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris.
  3. Tabel menghimpun sejumlah record. Sebagai contoh, data pribadi dari semua pegawai disimpan dalam sebuah tabel.
  4. Basis data (database) adalah suatu pengorganisasian sekumpulan data yang saling terkait sehingga memudahkan aktivitas untuk memperoleh informasi. Sebagai contoh, basis data akademis mengandung tabel-tabel yang berhubungan dengan data mahasiswa, data jurusan, data mata kuliah, data pengambilan mata kuliah pada suatu semester, dan nilai yang diperoleh mahasiswa.

Sistem Manajemen Database (Database Management Sistem – DBMS) adalah suatu aplikasi perangkat lunak yang didesain untuk membantu dalam hal pemeliharaan dan utilitas kumpulan data dalam jumlah besar, menyimpan struktur database, data itu sendiri, hubungan antar data di dalam database, maupun formulir dan laporan yang berhubungan dengan database, DBMS dapat menjadi alternative penggunaan secara khusus untuk aplikasi, misalnya penyimpanan data dalam field dan menulis kode aplikasi yang spesifik untuk pengaturannya.

 

Jenis- jenis database

  1. Database operasional

Database ini menyimpan data rinci yang mendukung proses dan operasi bisnis perusahaan.Dikenal juga sebagai SADB atau subject area database atau database transaksi. Contohnya adalah database pelanggan, persediaan, database karyawan

  1. Database terdistribusi

Perusahaan/organisasi mendistribusi berbagai kopi atau bagian dari database nya ke berbagai server jaringan bisa di World Wide Web, intranet dan ekstranet perusahaan.

  1. Database eksternal

Banyak akses database eksternal secara gratis dapat dinikmati secara online. Bentuknya bisa hyperlink dari dokumen multimedia dalam database hipermedia atau berupa statistik data atau dokumen. Data bisa dilihat lengkap spt abstrak, koran, majalah jurnal atau juga di download.

  1. Database hipermedia

Database hyperlink dari multimedia (teks, grafik, foto, gambar, audio, video dan lain2). Software server web bertindak sebagai sistem manajemen database untuk mengelola berbagai file hipermedia untuk di download oleh plug in multimedia dalam browser web.

 

Gudang data dan penambangan data (Data Warehouse dan Data mining)

Gudang data menyimpan berbagai data yang telah diekstraksidiambil dari berbagai database operasional, eksternal dan database organisasi lainnya. Data telah diubah dan dikatalogkan agar nanti bisa dipakai oleh manager dan praktisi bisnis lainnya untuk penambangan data dan analisis data bisnis. Ada juga yang dinamakan datamart yaitu berisi kumpulan kecil data dari gudang data yang berfolus pasa aspek-aspek tertentu dalam perusahaan. Ada juga istilah metadata yaitu data yang mendefinisikan data yang ada di gudang data

 

Penambangan Data (data mining)

Merupakan penggunaan utama dari database dalam gudang data. Data di suatu gudang data dianalisis untuk mengungkap pola atau ren tersembunyidalam aktivias bisnis yang telah lalu. Hal ini dipakai untuk membantu manajemen mengambil keputusan mengenai perubahan strategis dalam operasi bisnis untuk mencari peluang keunggulan kompetetif baru.

Manfaat penambangan data

  • Melakukan analisis berbasis pasar, untuk mengidetifikasikan paket produk
  • Menemukan akar dari masalah kualitas atau produksi
  • Mencegak penurunan pelanggan atau mendapat pelanggan baru
  • Penjualan lintas pelanggan yang telah ada
  • Mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang pelanggan

 

Pendekatan Manajemen Database

Masalah pada pemrosesan file secara tradisional dicoba diatasi oleh pendekatan database management system (DBMS). Di sni data dikonsolidasikan yang sebelumnya berada dalam file-file terpisah. DBMS berfungsi seagai interface software antara pemakai dan database.

 

Database Management Software

DBMS adalah software utama dalam pendekatan manajemen database. Software ini mengendalikan pembuatan, pemeliharaan dan penggunakaan database organisasi dan end users. Contoh DBMS software yatiu MS. Access, Lotus Approach dan Corel Paradox. Database ini bisa dikelola di PC , server jaringan ataupun web.

fungsi manajemen database

  • Membuat database baru dan aplikasi database
  • Memelihara kualitas data
  • Menggunakan database organisasi untuk informasi pada end users

 

 

 

http://cheryslearning.blogspot.co.id/2012/01/data-resource-management.html

http://slideplayer.info/slide/3275772/

http://aslamraz.blogspot.co.id/

http://12650035-si.blogspot.co.id/2013/04/data-resource-management.html

http://catatannana.blogspot.co.id/2010/11/manajemen-data-resources.html

 

Data Resource ManagementDwima SI 39-06

JARINGAN INTERNET DAN JARINGAN KOMPUTER

JARINGAN INTERNET DAN JARINGAN KOMPUTER

 

Dewasa ini teknologi informasi berkembang sangat pesat. Akses yang ditawarkan untuk mendapatkan informasi sangatlah banyak. sebagai contoh radio, Tv, dan internet. Namun sekarang yang paling populer sebagai tempat mandapatkan berbagai informasi adalah internet. Internet adalah jaringan atau sistem pada jaringan komputer yang saling berhubungan (terhubung) dengan menggunakan Sistem Global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Internet juga biasa di kenal sebagai interconnected-networking (singkatan dari Internet). Internet berasal dari bahasa latin, yaitu “Inter” yang memiliki arti “Antara”. Jadi, apabila digabungkan kata per kata Internet adalah jaringan antara atau penghubung.

Namun sebenarnya sebelum internet digunakan untuk seluruh masyarakat global, dulu internet dengan nama lain ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) adalah jaringan komputer yang dibuat oleh ARPA (Advanced Research Project Agency) dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969. ARPANET difungsikan sebagai sarana percobaan teknologi jaringan komputer terbaru pada zamannya, seperti teknologi packet switching dan menjadi permulaan berdirinya Internet yang ada sekarang. Penggunaaan internet meluas dari ranah militer dan akademis ke wilayah komersial pada tahun 1989 dengan berdirinya tiga perusahaan penyedia jasa internet komersial atau Internet Service Providers (ISP) di Amerika Serikat. Pada masa itu pula bentuk-bentuk komunikasi antar jaringan komputer lain melebur dengan jaringan internet.

Setelah internet digunakan pada seluruh masyarakat global atau sudah komersial terbentuklah sebuah jaringan internet global. Seluruh komputer di seluruh dunia sekarang dapat terhubung berkat adanya internet. Disini internet sangat memudahkan para pengguna komputer di dunia untuk saling berhubungan. Bertukar data dan informasi sangat sering dilakukan dengan menggunakan internet. Jaringan komputerr juga berperan dalam pertukaran yang dilakukan saat menggunakan jaringan internet. Jaringan komputer adalah suatu himpunan interkoneksi sejumlah komputer.

Manfaat Jaringan Komputer

  • Berbicara mengenai manfaat dari jaringan komputer. Terdapat banyak sekali manfaat jaringan komputer, sebagai berikut :
  • Dengan jaringan komputer, kita bisa mengakses file yang kita miliki sekaligus file orang lain yang telah diseberluaskan melalui suatu jaringan, semisal jaringan internet.
  • Melalui jaringan komputer, kita bisa melakukan proses pengiriman data secara cepat dan efisien.
  • Jaringan komputer membantu seseorang berhubungan dengan orang lain dari berbagai negara dengan mudah. Selain itu, pengguna juga dapat mengirim teks, gambar, audio, maupun video secara real time dengan bantuan jaringan komputer.
  • Kita dapat mengakses berita atau informasi dengan sangat mudah melalui internet dikarenakan internet merupakan salah satu contoh jaringan komputer.
  • Misalkan dalam suatu kantor memerlukan printer, kita tidak perlu membeli printer sejumlah dengan komputer yang terdapat pada kantor tersebut. Kita cukup membeli satu printer saja untuk digunakan oleh semua karyawan kantor tersebut dengan bantuan jaringan komputer.

Macam-Macam Jaringan Komputer

Umumnya jaringan komputer di kelompokkan menjadi 5 kategori, yaitu berdasarkan jangkauan geografis, distribusi sumber informasi/ data, media transmisi data, peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data, dan berdasarkan jenis topologi yang digunakan. Berikut penjabaran lengkapnya :

  1. Berdasarkan Jangkauan Geografis
  2. LAN

Local Area Network atau yang sering disingkat dengan LAN merupakan jaringan yang hanya mencakup wilayah kecil saja, semisal warnet, kantor, atau sekolah. Umumnya jaringan LAN luas areanya tidak jauh dari 1 km persegi. Biasanya jaringan LAN menggunakan teknologi IEEE 802.3 Ethernet yang mempunyai kecepatan transfer data sekitar 10, 100, bahkan 1000 MB/s. Selain menggunakan teknologi Ethernet, tak sedikit juga yang menggunakan teknologi nirkabel seperti Wi-fi untuk jaringan LAN.

  1. MAN

Metropolitan Area Network atau MAN merupakan jaringan yang mencakup suatu kota dengan dibekali kecepatan transfer data yang tinggi. Bisa dibilang, jaringan MAN merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jangakauan dari jaringan MAN berkisar 10-50 km. MAN hanya memiliki satu atau dua kabel dan tidak dilengkapi dengan elemen switching yang berfungsi membuat rancangan menjadi lebih simple.

 

  1. WAN

Wide Area Network atau WAN merupakan jaringan yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, semisal sebuah negara bahkan benua. WAN umumnya digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan lokal sehingga pengguna dapat berkomunikasi dengan pengguna lain meskipun berada di lokasi yang berbebeda.

 

  1. Berdasarkan Distribusi Sumber Informasi/ Data
  2. Jaringan Terpusat

Yang dimaksud jaringan terpusat adalah jaringan yang terdiri dari komputer client dan komputer server dimana komputer client bertugas sebagai perantara dalam mengakses sumber informasi/ data yang berasal dari komputer server.

 

  1. Jaringan Terdistribusi

Jaringan ini merupakan hasil perpaduan dari beberapa jaringan terpusat sehingga memungkinkan beberapa komputer server dan client yang saling terhubung membentuk suatu sistem jaringan tertentu.

 

  1. Berdasarkan Media Transmisi Data yang Digunakan
  2. Jaringan Berkabel (Wired Network)

Media transmisi data yang digunakan dalam jaringan ini berupa kabel. Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lainnya agar bisa saling bertukar informasi/ data atau terhubung dengan internet.

 

  1. Jaringan Nirkabel (Wireless Network)

Dalam jaringan ini diperlukan gelombang elektromagnetik sebagai media transmisi datanya. Berbeda dengan jaringan berkabel (wired network), jaringan ini tidak menggunakan kabel untuk bertukar informasi/ data dengan komputer lain melainkan menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal informasi/ data antar komputer satu dengan komputer lainnya.

 

  1. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data (Arsitektur Jaringan komputer)
  2. Jaringan Client-Server

Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer server dan komputer client. Biasanya terdiri dari satu komputer server dan beberapa komputer client. Komputer server bertugas menyediakan sumber daya data, sedangkan komputer client hanya dapat menggunakan sumber daya data tersebut. Baca juga mengenai Tugas dan Tanggung Jawab Admin Server

  1. Jaringan Peer to Peer

Dalam jaringan ini, masing-masing komputer, baik itu komputer server maupun komputer client mempunyai kedudukan yang sama. Jadi, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya komputer client juga dapat menjadi komputer server.

  1. Jaringan hybrid

Jaringan ini merupakan gabungan dari sifat pada jaringan peer to peer dan client/server. Workgroup yang terdiri dari beberapa komputer yang saling terhubung dapat mengelola sumber daya tanpa membutuhkan otorisasi dari administrator jaringan atau server. Pada jenis jaringan ini, terdapat pula sifat dari jaringan client/server sedemikian sehingga tingkat keamanan dapat lebih terjaga dan adanya server yang mempunyai suatu fungsi layanan tertentu, seperti sebagai file server, print server, database server, mail server, dan lainnya.

 

  1. Berdasarkan Topologi Jaringan yang Digunakan

Topologi jaringan komputer merupakan bentuk/ struktur jaringan yang menghubungkan komputer satu dengan yang lain. jaringan komputer dapat dibedakan atas:

  1. Topologi bus
  2. Topologi bintang
  3. Topologi cincin
  4. Topologi mesh
  5. Topologi pohon
  6. Topologi linier
  7. Perangkat Keras Jaringan Komputer
  8. Server

Server adalah suatu unit komputer yang berfungsi untuk mentimpan informasi dan untuk mengelola suatu jaringan komputer dan melayani seluruh workstation dalam jaringan. Biasanya sumber daya dalam server digunakan bersama-sama oleh pemakai di workstation baik berupa printer, floppy disk, USB.

  1. Workstation

Keseluruhan komputer dalam suatu jaringan yang terhubung ke file server dan memanfaatkan sumber daya yang ada di server disebut workstation. Sebuah workstation minimal mempunyai kartu jaringan, aplikasi jaringan, kabel untuk menghubungkan komputer lain.

  1. Kabel

Dalam workstation akan berfungsi bila ada kabel yang menghubungkan komputer satu dengan komputer lain. Jenis kabel yang digunakan adalah:

Ø Kabel koaksial (Co-Cable)

Ø Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)

Ø Kabel Fiber Optic

  1. Network Interface Card (NIC) atau Kartu Jaringan

Kartu jaringan merupakan perangkat yang menyediakan media untuk menghubungkan antar komputer.

 

 

 

 

 

 

Sumber Dari: http://ksplestari.blogspot.com/2015/04/internet-adalah-pengertian-dan-manfaat.html#ixzz3pfOpsD6q

http://www.nesabamedia.com/2015/04/pengertian-manfaat-dan-macam-macam-jaringan-komputer.html

http://nikenlarasati9428.blogspot.co.id/p/jaringan-internet.html

http://komputerdarimasakemasa.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-dan-arsitektur-jaringan.htmlhttp://komputerdarimasakemasa.blogspot.co.id/2013/03/pengertian-dan-arsitektur-jaringan.html

 

Jaringan Internet dan Jaringan komputer DWIMA SI 39-06

SOFTWARE

Di Post sebelumnya sudah dijelaskan sedikit tentang software. Software suatu program yang digunakan dalam komputer berupa intruksi-intruksi (perintah) yang dapat dimengerti oleh komputer. Software inilah yang mengoperasikan perangkat keras yang ada pada komputer. Jika software tidak ada, perangkat keras komputer tidak akan bisa dioperasikan. Software utama yang harus ada di dalam komputer adalah sistem operasi. Software ini adalah software utama yang membuat perangkat keras bisa bekerja.  adalah sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Melalui software inilah, bahasa manusia diterjemahkan kedalam bahasa mesin, sehingga kita bisa mengatur mesin komputer dengan mudah.

Perangkat lunak atau software dibagi menjadi 2 menurut fungsinya, yaitu perangkat lunak sistem dan perangkat lunak aplikasi.

  • Perangkat lunak sistem

Perangkat Lunak Sistem adalah perangkat lunak atau software yang berhubungan langsung dengan komponen perangkat keras komputer (Hardware), perawatan, maupun pemrogramannya. Perangkat lunak sistem ada tiga macam yaitu:

Sistem Operasi (Operating System)

Sistem Operasi merupakan perangkat lunak yang bertugas mengontrol dan melakukan manajemen perangkat keras / Hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi. Komputer tidak dapat menjalankan perangkat lunak aplikasi jika kita tidak memiliki sistem operasi di dalamnya. contohnya : Windows, Mac Os, BeOS, DOS, UNIX, Novell Netware yang menjalankan sistem operasi network berbasis DR-DOS, FreeBSE (SO turunan UNIX), atau Windows dengan aplikasi Citrix Metaframe. Secara umum tugas-tugas dari sistem operasi adalah sebagai berikut.

  • Mengatur User interface,  yaitu bagaimana antara komputer dan pengguna bisa saling berinteraksi.
  • Mengoordinasikan perangkat keras / hardware denga perangkat lunak / software yang terdapat pada komputer
  • Mengatur bagaimana perangkat lunak bisa masuk dalam memori.
  • Mengatur cara penyimpanan dan pengambilan data pada media penyimpanan.
  • Mengelola semua sumber daya sistem pada komputer dan lain-lain.

Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman merupakan instruksi dan aturan yang diterjemahkan ke dalam bentuk kode-kode yang diberikan pada komputer untuk melaksanakan suatu tugas. Manusia memberikan instruksi yang dimengerti oleh komputer melalui bahasa pemrograman, dan komputer akan menerjemahkannya.
Bedasarkan levelnya bahasa pemrograman dibagi menjadi tiga kelompok yaitu sebagai berikut.

  • Low Level Language, merupakan bahasa tingkat rendah atau bahasa mesin. Contoh low level language adalah sebagai berikut.
    1. Machine code, merupakan kode yang disimpan dalam bentuk angka biner (0 dan 1) di mana angka biner tersebut berfungsi menyimpan instruksi yang diperlukan oleh mesin.
    2. Assembly code, merupakan kode untuk mempresentasikan machine code ke dalam komputer. Assembly code ini akan diubah menjadi machine code melalui bahasa assembler.
  • Middle Level Language, merupakan bahasa pemrograman tingkat menengah. Contoh middle level language adalah bahasa C dan C++. Bahasa C dan C++ merupakan compiler untuk membuat aplikasi interfacing komputer maupun microcontroller.
  • High Level Language, merupakan bahasa tingkat tinggi di mana struktur maupun tata bahasa dalam penulisan program mudah dipahami oleh manusia. Contoh high level language adalah sebagai berikut : Basic, Pascal, FORTRAN, COBOL, dan Prolog
  • Utility Software Utility Software merupakan perangkat lunak yang berfungsi untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dalam sistem komputer. Seperti membantu pengoperasian mesin dalam komputer di antaranya mempersiapkan pemakaian media disk, membuat duplikat (copy file), membuat atau menghapus proteksi (keamanan) suatu sistem software, memperbaiki bagian file pada disk yang rusak, menguji kebenaran kinerja dari komputer, dan lain-lain. Contohnya : WinRar, Scandisk, Disk Defragmenter, Tune Up Utilites, Advanced System Care, CC-Cleaner, dll.
  • Perangkat Lunak Aplikasi

Perangkat lunak aplikasi adalah software program yang memiliki aktivitas pemrosesan perintah yang diperlukan untuk melaksanakan permintaan pengguna dengan tujuan tertentu.  Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung menerapkan kemampuan tersebut untuk mengerjakan suatu tugas yang menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media. Perangkat lunak aplikasi memilliki 2 tujuan

General-purpose application program adalah software yang tidak dikaitkan dengan tugas-tugas bisnis tertentu, melainkan memiliki tujuan penggunaan yang lebih umum dalam pemrosesan informasi. Beberapa software yang termasuk dalam jenis ini adalah:

  • Spreadsheet. Software yang digunakan untuk mengolah informasi keuangan atau data-data dalam bentuk tabulasi.
  • Data Manajemen. Software yang digunakan untuk menyimpan, menghasilkan dan memanipulasi data. Ada dua jenis data manajemen, yaitu filing program dan database management system.
  • Word Processing. Software yang digunakan untuk mengolah teks.
  • Desktop Publishing. Software yang digunakan dalam bisnis penerbitan.
  • Graphics. Software yang digunakan untuk pembuatan dan pengolahan citra, seperti diagram, gambar, peta, fotografi, dan sebagainya.
  • Multimedia. Software yang menyajikan informasi dalam berbagai bentuk penampilan, seperti teks, musik, suara, atau film. Terdapat dua jenis software multimedia, yaitu presentation dan Penyajian informasi dalam presentation bersifat sekwensial seperti dalam tv atau bioskop, sementara penyajian informasi dalam interactive dalam mengikuti kehendak pemakai melalui media interaksi yang disediakan.
  • Communication Software. Komputer seringkali saling terhubung dalam rangka untuk membagi atau mengaitkan informasi. Untuk pertukaran informasi ini, komputer menggunakan communication software.

Application Specific Programs yaitu program yang menyelesaikan tugas-tugas pengolahan informasi yang mendukung fungsi bisnis yang spesifik atau proses, aplikasi ilmiah atau rekayasa, dan aplikasi komputer lainnya dalam masyarakat. Contohnya : Business-Accounting, Transaction Processing, Customer Relationship Management, Entreprise Resource Planning, Electronic Commerce, Science and Engineering, Education, Entertainment, etc.

 

  • Penanganan proses

Multiprograming

Multiprograming adalah salah satu teknik penjadwalan dimana tugas (task) yang sedang berjalan tetap berjalan sampai ia melakukan operasi yang membutuhkan waktu untuk menunggu respon dari luar (external event), misalnya membaca data dari disket/CD/dsb, atau sampai komputer memaksa untuk menukar tugas yang sedang berjalan dengan tugas lainnya. Sistem operasi yang yang menggunakan multi-program sebagai scheduler-nya bertujuan untuk memaksimalkan penggunaan CPU.

Multitasking

Multitasking adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang mengacu kepada sebuah cara dimana banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagai proses, diolah dengan menggunakan sumberdaya CPU yang sama. Dalam kasus sebuah komputer dengan prosesor tunggal, hanya satu instruksi yang dapat bekerja dalam satu waktu, berarti bahwa CPU tersebut secara aktif mengolah instruksi untuk satu pekerjaan tersebut. Multitasking memecahkan masalah ini dengan memjadwalkan pekerjaan mana yang dapat berjalan dalam satu waktu, dan kapan pekerjaan yang lain menunggu untuk diolah dapat dikerjakan. Kondisi mengalokasikan CPU dari pekerjaan satu ke pekerjaan yang lain disebut context switch. Ketika context switch terjadi dengan sangat cepat — kondisi ini cukup untuk memberikan ilusi pengolahan-paralel. Bahkan dalam komputer yang memiliki lebih dari satu CPU (disebut multi-prosesor), multitasking memperbolehkan lebih banyak pekerjaan dijalankan dibanding dengan jumlah CPU yang tersedia.

Multiprocessing

Multiprocessing adalah istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris yang merujuk kepada kemampuan pemrosesan komputer yang dilakukan secara serentak. Hal ini dimungkinkan dengan menggunakan dua CPU atau lebih dalam sebuah sistem komputer. Istilah ini juga dapat merujuk kepada dukungan sebuah sistem untuk mendukung lebih dari satu prosesor dan mengalokasikan tugas kepada prosesor-prosesor tersebut.

Multiprocessing juga kadang merujuk kepada kemampuan eksekusi terhadap beberapa proses perangkat lunak dalam sebuah sistem secara serentak, jika dibandingkan dengan sebuah proses dalam satu waktu, meski istilah multiprogramming lebih sesuai untuk konsep ini. Multiprocessing sering diimplementasikan dalam perangkat keras (dengan menggunakan beberapa CPU sekaligus), sementara multiprogramming sering digunakan dalam perangkat lunak. Sebuah sistem mungkin dapat memiliki dua kemampuan tersebut, salah satu di antaranya, atau tidak sama sekali.

Time sharing

Adalah suatu metode yang dipakai sistem operasi yang memungkinkan sejumlah pemakai dapat berinteraksi dengan proses yang dibuatnya secara bergantian dalam jumlah waktu yang sama.

Penyimpanan virtual

adalah suatu metode yang menangani sejumlah program dengan membagi program-program tersebut kedalam bagian yang lebih kecil dan berukuran sama.Metode seperti ini diterapkan antara lain pada Windows.

SOFTWARE Dwima SI3906

Source : http://jembersantri.blogspot.com/2014/08/pengertian-software-perangkat-lunak-komputer.html#ixzz3lhNQP6sy

https://riffasi08d.wordpress.com/tag/perangkat-software/

SISTEM KOMPUTER (KOMPONEN DAN PERKEMBANGAN KOMPUTER)

Sebelumnya sudah pernah di bahas di artikel sebelumnya tentang apa itu sistem. Sistem adalah sekumpulan komponen yang saling berinteraksi dan memiliki batasan untuk suatu tujuan tertentu. Sekarang saya akan menjelaskan tentang sistem komputer. Sistem komputer adalah kumpulan dari beberapa komponen, seperti software, hardware, dan brainware yang saling berinteraksi untuk melakukan pengolahan data untuk menghasilkan suatu informasi yang sesuai dengan tujuan.

Komponen-komponen yang bekerja pada sistem komputer selalu saling berjalan beriringan. Jika salah satu komponen tidak berjalan dengan benar maka semuanya tidak akan bekerja dengan baik. Bahkan suatu sistem tidak akan berjalan sama sekali. Ini kembali lagi ke konsep dasar sistem dimana semua komponen berperan penting dengan fungsinya masing-masing untuk menjalankan suatu sistem tersebut.

Komponen sistem komputer meliputi software (perangkat lunak), hardware (perangkat keras), brainware (manusia) memiliki fungsi masing-masing dalam suatu sistem komputer.

Software (perangkat lunak) merupakan suatu program yang digunakan dalam komputer berupa intruksi-intruksi (perintah) yang dapat dimengerti oleh komputer. Software inilah yang mengoperasikan perangkat keras yang ada pada komputer. Jika software tidak ada, perangkat keras komputer tidak akan bisa dioperasikan. Software utama yang harus ada di dalam komputer adalah sistem operasi. Software ini adalah software utama yang membuat perangkat keras bisa bekerja.

Hardware (perangkat keras) merupakan komponen dalam sistem komputer yang secara fisik dapat dilihat dan diraba keberadaannya. Apabila tidak ada tidak terdapat perangkat keras dalam sistem komputer, maka tidak akan ada yang dioperasikan. Perangkat keras (Hardware) ini terdiri atas perangkat input dan output, perangkat penyimpanan, perangkat pemroses. Masing-masing perangkat tersebut ialah, keyboard, mouse, monitor, hardisk, RAM, CPU, dan lain-lain. Perangkat-perangkat keras tersebut saling membentuk satu kesatuan sehingga dapat difungsikan.

Brainware (manusia) merupakan pemakai atau pengguna komputer, dengan kata lain adalah orang yang mengoperasikan perangkat keras komputer melalui software yang ada di komputer tersebut. Secanggih apapun komputer, jika tidak ada pengguna yang mengoperasikan, maka keberadaan komputer tersebut sama saja sia-sia. Karena komputer tersebut tidak akan bisa bekerja sendiri tanpa dioperasikan oleh pemakainya.

Pada hardware terdapat input yang berfungsi sebagai media untuk memasukkan data dari luar sistem ke dalam suatu memori dan processor untuk diolah dan menghasilkan informasi yang diperlukan. Data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer dapat berbentuk signal input dan maintenance input. Signal input berbentuk data yang dimasukkan ke dalam sistem komputer, sedangkan maintenance input berbentuk program yang digunakan untuk mengolah data yang dimasukkan. Jadi Input device selain digunakan untuk memasukkan data dapat pula digunakan untuk memasukkan program. Berdasarkan sifatnya, peralatan input dapat digolongkan menjadi dua yaitu :

  • Peratalan input langsung, yaitu input yang dimasukkan langsung diproses oleh alat pemroses. Contohnya : keyboard, mouse, touch screen, scanner.
  • Peralatan input tidak langsung, input yang melalui media tertentu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contohnya : punched card, disket, harddisk.

Selain input juga ada Output. Output merupakan peralatan yang berfungsi untuk menyelesaikan hasil pemrosesan ataupun pengolahan data yang berasal dari CPU kedalam suatu media yang dapat di baca oleh manusia ataupun dapat digunakan sebagai penyimpanan data hasil proses. Contoh peralatan output adalah monitor, speaker, printer, proyektor.

Sistem komputer atau komputer itu sendiri sebenarnya sudah memiliki empat generasi. Komputer yang kita ketahui sekarang ini adalah generasi keempat dari total 4 generasi yang sudah dikembangkan. mari kita coba untuk mengetahui lebih jelas tentang generasi komputer yang ada.

Komputer generasi pertama

Sejarah komputer generasi pertama dikembangkan dengan karakteristik bahwa komputer tersebut dibuat dengan tujuan melakukan pekerjaan tertentu yang spesifik. Komputer generasi pertama ini sulit diprogram dan memiliki kecepatan yang dibatasi. Komputer pertama ini menggunakan tabung vakum dengan jumlah besar dan mengakibatkan komputer berukuran besar. Untuk menyimpan data-data kumputer menggunakan silinder magnetic. Selain ukuran besar, komputer generasi pertama juga menggunakan daya yang besar.

Komputer generasi kedua

Pada komputer generasi kedua para ahli menemukan transistor. Transistor adalah sebuah peralatan elektronik yang terbuat dari material semikonduktor. Transistor kemudian digunakan menggantikan fungsi tabung vakum di komputer generasi pertama. Penggunaan transistor membawa perubahan besar pada ukuran dan konsumsi daya komputer. Ukuran komputer menjadi lebih kecil dan daya yang dibutuhkan lebih sedikit.

Komputer generasi ketiga

Setelah transistor sukses menggantikan tabung vakum dan memberikan kontribusi penting dalam perkembangan komputer, transistor memiliki kelemahan yaitu menghasilkan panas yang berpotensi merusak bagian komputer yang lain. Kemudia para ahli kembali menemukan inovasi baru untuk menggantikan transistor. Sirkuit terintegrasi (IC: Integrated Circuit) dibuat dengan cara mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa, kemudian para ahli berhasil memasukan banyak komponen kedalam satu chip tunggal.

Komputer generasi keempat

Setelah ditemukan chip, perkembangan komputer semakin cepat. Para ahli komputer kemudian berhasil menyusun chip-chip dalam sebuah sirkuit dan menghasilkan microprosesor. Microprosesor ini dapat melakukan perhitungan beratus kali lebih cepat dibandingkan dengan chip yang sebelumnya. Ini adalah komputer yang merupakan komputer generasi keempat yang sekarang ini masih terus berkembang.

komputer dalam kehidupan sehari-hari sekarang ini sudah sangat melekat dan tidak dapat dilepaskan. Di setiap perusahaan besar maupun kecil pasti menggunakan komputer untuk melalukan proses pengolahan data. Dengan demikian membuat sistem komputer terus belangsung. Secara langsung juga sistem komputer berhubungan dengan sistem informasi.Sistem informasi berhubungan dengan sistem komputer karena sistem informasi itu sendiri sering terdapat dalam perusahaan dan melalui sistem komputer sistem informasi dapat bekerja.

Sistem komputer Dwima SI3906

Jenis Jenis Data dan Manajemen Bisnis

Ada berbagai jenis data yang digunakan dalam teknologi informasi. jenis-jenis data tersebut meliputi teks, gambar, audio, dan video. Data-data ini juga sering digunakan dalam pengolahan menjadi informasi. Di dalam sistem informasi juga terdapat macam-macam jenis data tersebut merupakan salah satu syarat sehingga bisa menjadi suatu sistem informasi. Dalam lain hal seperti bisnis, data merupakan hal yang paling mendasar untuk menjalakan suatu bisnis.

 

Sebelum kita mengenal lebih jauh tentang kegunaan data dalam bisnis mari kita mengenal dulu tentang data. Data adalah kumpulan informasi yang di dapat melalui proses pengamatan atau observasi. Saat melakakukan pengamatan atau observasi, data yang dikumpulkan dapat berasal dari proses pengambilan sampel atau melalui proses perhitungan. Data akan digunakan untuk mendapatkan suatu informasi.

 

Data berupa teks,teks adalah sederetan huruf, angka, dan symbol khusus yang kombinasinya tidak tergantung pada masing-masing item individual. teks juga adalah jenis data yang paling mendasar serta menggunakan ruang penyimpanan paling sedikit dibanding dengan elemen-elemen lain. Data teks merupakan data yang paling mudah disimpan, diedit, dan sedikit dalam penggunaan memori untuk menyimpannya. Teks digunakan untuk menyampaikan sesuatu ide, buah fikiran dan fakta yang berkaitan dengan aspek dalam kehidupan sehari-hari.

 

Data berupa gambar, Gambar merupakan salah satu elemen terpenting dalam multimedia, sebab sebagian besar manusia bahkan hampir semua manusia selalu berorientasi terhadap visual. Melihat sebuah gambar dari sebuah obyek dapat memberikan dampak yang lebih besar jika dibandingkan dengan hanya membacanya, misalnya sebuah karya seni lukis, seni grafis, karya fotografi atau gambar dari video.

 

Data berupa audio, audio adalah Suara/bunyi yang dihasilkan oleh getaran suatu benda. Agar dapat tertangkap telinga manusia, getaran tersebut harus cukup kuat yaitu minimal 20 kali per detik. Jika kurang dari jumlah itu, telinga manusia tidak akan mendengarnya sebagai suatu bunyi. Banyaknya getaran suatu benda diukur dengan satuan cycles per second atau cps. Pengukuran ini juga dikenal dengan sebutan Hertz.

 

Data berupa video, video adalah Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Video merupakan gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu. Gambar-gambar yang digabung tersebut dinamakan frame.-Kecepatan pembacaan gambar disebut dengan frame rate, dengan satuan fps (frame  per second). Karena dimainkan dalam kecepatan yang tinggi maka tercipta ilusi gerak yang halus, semakin besar nilai frame rate maka akan semakin halus pergerakan yang ditampilkan.

 

Setelah mengetahui jeni-jenis data, mari kita lebih mengenal tentang bisnis. Bisnis adalah kegiatan usaha yang terorganisasi untuk menghasilkan dan menjual barang dan jasa guna mendapatkan keuntungan. Di dalam bisnis ada yang disebut dengan manajemen bisnis. Manajemen bisnis yaitu bagian yang merencanakan, mengelola, dan menjalankan bisnis. Komponen ini bisa disebut sebagai backend yaitu komponen yang berada di belakang layar.

 

Dalam manajemen bisnis terdapat aktivitas manajemen proses, disini terjadi rangkaian aktivitas perencanaan dan pengawasan kinerja suatu proses, terutama proses bisnis. Manajemen proses mengaplikasikan pengetahuan, ketrampilan, peralatan, teknik, serta sistem untuk mendefinisikan, memvisualisasikan, mengukur, mengontrol, melaporkan, dan memperbaiki proses dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan atau laba. mempromosikan pendekatan proses untuk mengelola suatu organisasi.

 

Manajemen proses memiliki fungsi manajerial yang bersifat umum dan meliputi keseluruan proses manajerial. Fungsi yang ada didalam aktivitas manajemen proses yakni Perencanaan, Pengorganisasian, Penggerak dan Pengawasan. Masing masing fungsi ini sangat berperan penting untuk berjalannya suatu aktivitas manajemen proses.

 

Perencanaan merupakan susunan langkah-langkah secara sistematik dan teratur untuk mencapai tujuan organisasi atau memecahkan masalah tertentu. Perencanaan juga diartikan sebagai upaya memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia dengan memperhatikan segala keterbatasan guna mencapai tujuan secara efisien dan efektif. Perencanaan merupakan langkah awal dalam proses manajemen, karena dengan merencanakan aktivitas organisasi kedepan, maka segala sumber daya dalam organisasi difokuskan pada pencapaian tujuan organisasi.

 

Lalu pengorganisasian diartikan sebagai kegiatan pembagian tugas-tugas pada orang yang terlibat dalam aktivitas organisasi, sesuai dengan kompetensi SDM yang dimiliki. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kegiatan ini merupakan keseluruhan proses memilih orang-orang serta mengalokasikannya sarana dan prasarana untuk menunjang tugas orang-orang itu dalam organisasi, serta mengatur mekanisme kerjanya sehingga dapat menjamin pencapaian tujuan program dan tujuan organisasi. Tugas pengorganisasian adalah mengharmonisasikan kelompok orang yang berbeda, mempertemukan macam-macam kepentingan dan  memanfaatkan seluruh kemampuan kesuatu arah tertentu.

 

Perencanaan dan pengorganisasian yang baik kurang berarti bila tidak diikuti dengan pelaksanaan kerja organisasi yang bertanggung jawab. Untuk itu maka semua Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada harus dioptimalkan untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi. Pelaksanaan kerja harus sejalan dengan rencana kerja yang telah disusun. Setiap pelaku organisasi harus bekerja sesuai dengan tugas, fungsi dan peran, keahlian dan kompetensi masing-masing SDM untuk mencapai visi, misi dan program kerja organisasi yang telah ditetapkan. Inti dari penggerakan adalah menggerakkan semua anggota kelompok untuk bekerja agar mencapai tujuan organisasi.

 

Pengawasan bukanlah hanya sekedar mengendalikan pelaksanaan program dan aktivitas organisasi, namun juga mengawasi sehingga bila perlu dapat mengadakan koreksi. Dengan demikian apa yang dilakukan staff dapat diarahkan kejalan yang tepat dengan maksud pencapaian tujuan yang telah direncanakan. Inti dari pengawasan adalah proses memastikan pelaksanaan agar sesuai dengan rencana. Agar pekerjaan berjalan sesuai dengan tujuan organisasi dan program kerja maka dibutuhkan pengontrolan, baik dalam bentuk pengawasan, inspeksi hingga audit.

 

Semua fungsi tersebut akan menjalankan aktivitas manejemen proses dengan benar. Jika ada salah satu dari fungsi-fungsi tersebut tidak bekerja, maka akan terjadi suatu ketidak stabilan dalam aktivitas manajemen proses. Maka dari itu menjaga kestabilan fungsi-fungsi tersebut akan berdampak baik bagi perusahaan.

 

Manejemen proses yang terjadi didalam bisnis akan menggunakan data-data yang ada untuk menghasilkan suatu informasi yang dibutuhkan untuk memajukan bisnis. Data- data yang sudah diolah menjadi informasi ini disimpan untuk mempermudah dalam pencarian dan pemanfaatan informasi yang dipunyai. Sehingga dalam suatu bisnis tercipta suatu efisiensi dan efektivitas dalam pengambilan keputusan.

JENIS DATA DAN MANAJEMEN BISNIS DWIMA SI3906

Konsep Dasar Sistem Informasi

Saat ingin memahami konsep dasar sistem informasi, kita harus mengetahui apa sistem informasi terlebih dahulu. Sistem informasi memiliki banyak pengertian yang dikemukakan oleh para ahli. Namun secara umum sistem informasi adalah suatu sistem dimana adanya teknologi informasi dan juga aktivitas manusia dalam mengatur informasi dalam suatu perusahaan atau instansi. Dengan begitu sistem informasi bisa dikatakan sebagai hal yang cukup fundamental dalam suatu perusahaan.

Dalam konsep dasar sistem informasi kita pertama-tama harus bisa berpikir secara sistem. Berpikir secara sistem disini dimaksud dengan berpikir dari sudut pandang sistem. Tentu kita harus tahu sistem itu apa. Sistem adalah suatu komponen yang saling berinteraksi, yang memiliki batasan untuk suatu tujuan tertentu. Jadi berpikir secara sistem itu berpikir untuk mengetahui seluk beluk tentang suatu sistem hingga ke komponen-komponen terkecilnya.

Suatu sistem memiliki karakteristik tertentu, yaitu mempunyai komponen-komponen (components), batas (boundary), lingkungan luar sistem (environments), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (process), dan sasaran (objectives) atau tujuan (goal). Disini semua karakteristik ini selalu berkaitan satu sama lain untuk menjalankan suatu sistem tersebut. Sehingga jika ada salah satu karakter tidak berfungsi maka sistem itu tidak akan berfungsi pula.

Masing-masing karakter tersebut memiliki fungsinya tersendiri. Komponen (components) sistem, setiap sistem memiliki komponen yang selalu berinteraksi. Komponen-komponen sistem dapat berupa subsistem atau bagian-bagian dari sistem. Sekecil apapun sebuah sistem pasti memiliki subsistem didalamnya. Setiap subsistem mempunyai sifat tertentu untuk menjalankan sebuah fungsi dalam suatu sistem dan sangat mempengaruhi berjalannya suatu sistem.

Kemudian batas (boundary) sistem, batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara ruang lingkup sistem dengan ruang lingkup sistem lainnya ataupun lingkungan luarnya. Batas sistem ini bertujuan agar suatu sistem dapat menjadi satu sistem yang utuh dan tidak tergabung dengan sistem yang lainnya ataupun lingkungan luarnya. Batas sistem ini menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut. Sehingga batas ini menjadi penanda adanya suatu sistem yang utuh.

Lingkungan luar (enviroments) sistem dari suatu sistem adalah segala hal yang berada diluar batas sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat bersifat merugikan sistem tersebut. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

Penghubung (interface) sistem merupakan media penghubung antara suatu subsistem dengan subsistem yang lainnya. Melalui media penghubung ini memungkinkan suatu subsistem mengalirkan sumber daya ke subsistem yang lainnya. Keluaran (output) dari satu subsistem akan menjadi satu masukan (input) bagi subsistem yang lain dan akan mengalir melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat berintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan.

Masukan (input) sistem merupakan energi yang dimasukkan kedalam sistem. Masukan dapat berupa masukan peralatan (maintenence input) dan masukan sinyal (signal input). Mantenance input adalah energi yang diproses agar didapatkan keluaran. Sebagai contoh didalam sistem komputer, program adalah maintenance input yang digunakan untuk mengoperasikan komputernya sedangkan data adalah signal input untuk diolah menjadi informasi.

Keluaran (output) sistem merupakan keluaran yang merupakan hasil dari pengolahan suatu sistem. Suatu sistem akanmengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi. Sistem akuntansi akan mengolah transaksi menjadi laporan keuangan dan laporan-laporan lain yang dibutuhkan oleh menejemen. Lebih detailnya jika kita memasukkan suatu data maka sistem akan mengolah data tersebut dan menghasilkan suatu informasi.

Tujuan (goal) sistem adalah suatu hal yang ingin dicapai oleh sebuah sistem. Jika suatu sistem tidak memiliki tujuan yang pasti maka sistem tersebut tidak ada gunanya untuk ada. Tujuan dari sebuah sistem sangat menentukan sekali, masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Walaupun keluarannya tidak akan sepenuhnya akan sama dengan tujuan sistem namun akan mendekati dari tujuan sistem.

Kembali pada cara berpikir secara sistem, setelah kita mengetahui karakteristik dari sistem maka kita akan bisa berpikir secara sistem. Berpikir secara sistem adalah  sebuah cara untuk  memahami sistem yang kompleks dengan menganalisis bagian-bagian sistem tersebut untuk kemudian mengetahui pola hubungan yang terdapat didalam setiap komponen penyusun sistem tersebut. Pada prinsipnya berpikir secara sistem mengkombinasikan dua kemampuan berpikir, yaitru kemampuan berpikir analis dan berfikir sintesis.

Saat berpikir secara sistem maka kita akan memikirkan segala sesuatu berdasarkan kerangka metode tertentu, ada urutan dan proses pengambilan keputusan. Di sini diperlukan ketaatan dan kedisiplinan terhadap proses dan metode yang hendak digunakan. Metode berpikir yang berbeda akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda, namun semuanya dapat dipertanggung jawabkan karena sesuai dengan proses yang diakui luas.

Berpikir secara sistem akan melihat segala sesuatu memiliki pola yang teratur dan bekerja sebagai sebuah sistem. Dalam perusahaan akan terdapat beberapa sistem yang bekerja sesuai dengan fungsi dan kegunaannya. Dan setiap sistem memiliki fungsi yang berbeda-beda walaupun dalam lingkungan yang sama namun sistem-sistem ini tidak akan menjadi satu karena sudah memiliki batasannya masing-masing walau tetap saja akan mempengaruhi secara tidak langsung satu sama lain.

Berpikir secara sistem mengkombinasikan antara kemampuan menganalisis komponen suatu masalah dengan memadukan komponen-komponen tersebut menjadi kesatuan. Kita harus memahami dan akhirnya memadukan dua kemampuan dasar ini; melakukan Analisis dan Synthesis. Analisis adalah alat untuk memahami komponen-komponen suatu permasalahan. Setelah itu, kita melakukan sintesis, yakni proses untuk memahami bagaimana komponen-komponen itu berfungsi secara bersama-sama. Di sini kita dituntut memahami komponen-komponen tersebut secara mendasar sebelum memadukannya.

Jadi berpikir secara sistem akan membantu kita dalam menyelesaikan suatu masalah dengan menjadikan pola permasalah lebih teratur sehingga mudah untuk dipecahkan. Selain itu, sangat diuntungkan sekali dengan berpikir secara sistem karena semua sudah tertata dengan teratur saat kita melakukan pemecahan masalah yang ada. Walaupun jika berpikir secara sistem kita harus mengikuti aturan bahwa tidak boleh untuk keluar dari batasan yang sudah ditetapkan suatu sistem yang ada. Jika kita keluar dari batasan itu makan akan terjadi tabrakan antara sistem yang mengakibatkan permasalahan yang lebih rumit dan kompleks. Maka dari itu hendaknya tidak keluar dari batasan sistem yang sudah ditentukan.

Konsep Dasar Sistem Informasi Dwima SI3906



« Older posts

© 2016 Dwimagita's blog

Theme by Anders NorenUp ↑